Setelah rancangan dibuat dan estimasi biaya selesai dikerjakan mat tampok mengajukan proposal tersebut kepada bonbon dengan down payment sebesar 5 – 10 Juta Rupiah dengan angsuran rumah perbulan sekitar 850 – 900 Ribu Rupiah Selama 10 Tahun ini artinya mat tampok akan mengantongi uang sebesar 900 Ribu x 120 Bulan = Rp. 108.000.000,- Di Potong Modal Rp. 30.000.000,- sama dengan Rp. 78.000.000,- asumsi dipotong pengeluaran upah tukang dan biaya lain – lain diambil dari down payment maka nett profit tetap di angka Rp. 78.000.000,-
Sekarang kita hitung break even poin atau balik modal dari bisnis mat tampok tersebut, katakanlah initial deposit atau modal yang dikeluarkan sebesar Rp. 30.000.000,- asumsi angsuran bulanan sebesar Rp. 900.000,- maka untuk balik modal diperlukan waktu kira – kira 34 Bulan, 34 x Rp. 900.000,- = Rp. 30.600.000,-, atau kalau mau di ambil bulanan hitungannya sebagai berikut :
Rp. 780.000,- / 120 Bulan = Rp. 650.000,-, Jadi dari angsuran 900 Ribu tersebut mat tampok boleh menghabiskan Rp. 650.000,- saja dan sisanya ditabung agar modal bisa diputar lagi agar tidak amblas.